Kendala Sosialisasi Konsep Ekonomi
Pancasila: Beberapa Catatan untuk
Pengemban Ekonomi Pancasila
Oleh: Dumairy
--- Menjelang abad ke-21 kalangan ekonom, serta orang-orang
yang mengikuti
perkembangan ilmu ekonomi, dikejutkan oleh
pernyataan Paul Ormerod bahwa ilmu
ekonomi sudah mati! Ilmu ekonomi yang sudah
mati, sebagaimana dimaksudkan oleh
Ormerod, tak lain adalah ilmu ekonomi yang
ada dan dikenal selama ini, yang lazim
berjuluk ilmu ekonomi “konvensional”.
Ilmu ekonomi yang diajarkan di sekolah-sekolah
ekonomi (sekolah menengah maupun perguruan
tinggi) pada umumnya.
Paradigma Kesejahteraan Rakyat
dalam Ekonomi Pancasila
Oleh: Mubyarto
--- Ada
tiga istilah berbeda yang dalam praktek digunakan secara bergantian dan
sering
dianggap sama arti yaitu Kesejahteraan
Sosial (judul bab XIV UUD 1945), Kemakmuran
Rakyat (ayat 3 pasal 33 UUD 1945 dan
penjelasannya), dan Kesejahteraan Rakyat (nama
sebuah Kementerian Koordinator). Kebanyakan
kita tidak berminat secara serius
membahas secara ilmiah perbedaan ke tiga
istilah tersebut. Akibat dari keengganan ini
jelas yaitu tidak pernah ada kepastian dan
ketegasan apa misi sosial instansi-instansi
pemerintah atau kementerian utama yang
berada dalam lingkup Menko Kesejahteraan
Rakyat seperti Departemen Pendidikan
Nasional, Departemen Agama, atau
Departemen/Kementerian Sosial.
CGI, IMF dan Sistem Ekonomi
Pancasila
Oleh: Edy Suandi Hamid
--- Sistem
Ekonomi Pancasila (SEP) merupakan sistem ekonomi yang digali dan dibangun
dari nilai-nilai yang dianut dalam
masyarakat Indonesia. Beberapa prinsip dasar yang ada
dalam SEP tersebut antara lain berkaitan
dengan prinsip kemanusiaan, nasionalisme
ekonomi, demokrasi ekonomi yang diwujudkan
dalam ekonomi kerakyatan, dan keadilan.
Dari Ilmu Berkompetisi ke Ilmu
Berkoperasi
Oleh: Mubyarto
--- Ketika
memenuhi undangan IKOPIN Jatinangor untuk memberikan seminar tentang
Pengajaran Ilmu Ekonomi di Indonesia
tanggal 7 – 8 Mei 2003, kami terkejut saat
mengetahui IKOPIN bukan singkatan dari
Institut (Ilmu) Koperasi Indonesia, tetapi Institut
Manajemen Koperasi Indonesia. Ternyata pada
saat berdirinya IKOPIN tahun 1984, Direktur
Jenderal Pendidikan Tinggi yang berwenang
memberikan ijin operasi perguruan-perguruan
tinggi berpendapat ilmu koperasi tidak
dikenal dan yang ada adalah ilmu ekonomi. Karena
koperasi lebih dimengerti sebagai satu
bentuk badan usaha, maka ilmu yang tepat untuk
mempelajari koperasi adalah cabang ilmu
ekonomi mikro yaitu manajemen.
Koperasi sebagai Strategi
Pengembangan Ekonomi Pancasila
Oleh: Hariyono
--- Perjuangan
bangsa Indonesia bersama segenap komponen dan eksponen kekuatan
nasional seluruh negeri tahap pertama
melawan penjajah, yaitu “Mencapai Indonesia
Merdeka” telah berhasil dengan gemilang
yang ditandai dengan Proklamasi Kemerdekaan
Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal
17 Agustus 1945. Bahkan telah dilengkapi
pula dengan dasar negara ideologi luhur
Pancasila dan konstitusi negara Undang-Undang
Dasar 1945 sebagai platform pijakan
perjuangan tahap kedua menuju cita-cita bangsa.